VIVANews - Pucuk pimpinan atau kepala jabatan di suatu tempat pelayanan publik sekarang perlu selalu siap siaga menanti datangnya Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi. Tak hanya kehadiran, peningkatan pelayanan dan kebersihan tempat publik akan dijadikan alasan Menhub baru mencopot jabatan pejabat tersebut.
Freddy berjanji dalam rangka revitalisasi pelayanan publik ini, dirinya akan rajin melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke stasiun, terminal, pelabuhan dan bandara.
Bahkan dia tidak main-main. Jika ditemui kedapatan pejabat itu tidak menggunakan kewenangan sebagaimana mestinya, jabatan yang diembannya bisa dicopot.
Hal tersebut sudah terjadi, yaitu pencopotan kepala stasiun Jakarta-Kota. Ketika melakukan sidak ke Stasiun Kota Jakarta kemarin, Menhub meminta kepada direksi PT Kereta Api agar mencopot kepala stasiun karena saat ia datang, yang bersangkutan tidak ada.
"Ketika saya datang, stasiunnya kotor dan kepala stasiun serta wakilnya tidak ada di tempat," kata Freddy kepada VIVAnews, Selasa malam, 27 Oktober 2009.
Revitalisasi pelayanan ini, kata dia, akan jalan terus dilakukan untuk mengkritisi kekurangan apa yang ada di bawah departemen yang baru digerbonginnya. "Tidak hanya di stasiun, kami melihat ke seluruh moda transportasi yang ada," ujar dia.
Moda transportasi ini seperti di bandara, pelabuhan, terminal-terminal dan termasuk PT Kereta Api. Semua ditujukan, agar pelayanan publik bisa lebih baik. "Misalnya, terminal I Bandara Soekarno Hatta, terlihat jorok dan amburadul. Lihat saja toiletnya dan sampah yang banyak ditemui."
antique.putra@vivanews.com