VIVAnews -- "WAW Productions" kembali menggelar International Classic Car Show. Obsesinya untuk menularkan "demam" mobil klasik ke seluruh lapisan masyarakat, tua muda, lintas generasi, ditumpahkan dalam pameran yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya di Balai Kartini, Jakarta.
Bekerja sama dengan PPMKI (Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia), IMI (Ikatan Motor Indonesia), pabrikan (ATPM) otomotif dunia yang ada di Indonesia, serta puluhan kolektor, acara bertajuk 3rd Otoblitz International Classic Car Show 2009 (OICC-Show 09) pada 24-27 Desember 2009, di Kartika Expo Center Balai Kartini, Jakarta.
"Ajang ini untuk seluruh masyarakat, awam pun boleh. Karena mobil klasik ini menarik dan tak membosankan," ujar Azman Osman, CEO WAW Productions, saat diwawancarai VIVAnews di Balai Kartini Jakarta, Sabtu 5 Desember 2009. "Kami juga ingin membangun apresiasi masyarakat terhadap mobil klasik,"
Untuk memudahkan pengunjung, penempatan mobil-mobil klasik dikelompokkan per kategori. Misalnya, mobil-mobil klasik terbaik bergaya muscle dikategorikan di dalam The Great American All Stars, meliputi Ford T (1908), Buick (1937), Ford Thunderbird (1956), For Mustang Mach1 (1973), dan beberapa lainnya.
Selain itu, terdapat kategori Japanese Samurai, yang menampilkan mobil klasik sekaligus memaparkan sejarah otomotif Jepang, seperti Toyota Celica, Mitsubishi GTO, ataupun Mazda RX3.
Di samping dua kategori itu, terdapat kategori Italian Exotic Cars untuk mobil klasik sport Itali, kategori Future Classic untuk mobil-mobil modern, Muscle Car Legend, dan beberapa kategori lainnya.
"Melalui ajang ini, kami ingin melahirkan semangat klasik yang tak bisa tapi bisa dirasakan. Karena itu, selain pameran, kami juga adakan workshop, untuk mencari tahu mobil yang punya historis bagus," jelas Azman.
"Ada juga balap mobil klasik yang diadakan di Sentul, ini sudah race yang ke sekian. Tidak terlalu serius, karena semuanya untuk fun saja," tukasnya.