VIVAnews - Kantong udara (air bag) telah lama terpasang di roda kemudi, dashboard, dan sisi kendaraan. Sekarang, kantong udara sudah berada dalam sabuk pengaman (seat belt).
Ford Motor Co berencana memperkenalkan sabuk pengaman kantong udara yang dipasang di kursi belakang mobil sport Ford Explorer 2011, yang akan menghantam pasar pada paruh kedua tahun ini. Ford mengklaim, produknya ini merupakan yang pertama kali ada.
Sabuk bikinan Ford memiliki kantong udara silinder yang membentang dari gesper ke bahu. Kantong udara dijahitkan ke dalam sabuk pengaman.
Jika kantong udara diperlukan, mobil mengirim sinyal yang melepaskan kantong udara itu. Kantong mengembang lebih lembut daripada kantong udara depan. Kantong juga dilengkapi dengan pendingin udara, sehingga lebih aman bagi anak-anak.
Srini Sundararajan, insinyur Ford yang bertanggung jawab pengembangan sabuk pengaman mengatakan, sabuk dan kantong udara yang lebih luas akan lebih aman melindungi dada saat kecelakaan terjadi. Sehingga hanya sedikit kemungkinan cedera serius. Tidak hanya itu, sabuk juga akan mengamankan kepala dan leher.
"Dua perangkat yang menyelamatkan jiwa saat kecelakaan, yaitu sabuk pengaman dan kantong udara. Ford bisa menggabungkan keduanya," kata Sundararajan.
Untuk mengembangkan sabuk pengaman modern ini, Ford telah bekerja satu dekade dan harus mengatasi berbagai tantangan pasar. Sebagai contoh, kantong udara depan yang didukung oleh perangkat piroteknik menghasilkan gas panas. Selain itu, kantong udara depan atau samping membutuhkan pemompaan yang sangat cepat agar bisa melindungi sopir maupun penumpang yang jaraknya agak jauh.
Sedangkan sabuk pengaman kantong udara tidak punya jarak, sehingga mereka dapat menyebarkan lebih lembut. Meski demikian, Srini mengatakan, sabuk pengaman kantong udara membutuhkan sepersepuluh detik untuk menggelembungkan kantong udaranya. (AP)
hadi.suprapto@vivanews.com