VIVAnews - Sebanyak 646.000 Honda Jazz keluaran tahun 2001-2008 ditarik atau di-recall dari seluruh dunia, kecuali Indonesia. Alasannya, ada cacat produksi pada tombol jendela.
Meski tak ada masalah dengan produk mobil itu di dalam negeri, berita penarikan itu membuat pengguna Jazz kaget.
"Saya kaget dengar kabar itu, karena selama ini nggak ada masalah," kata Surja (29), Warga Kedoya, Jakarta Barat, kepada VIVAnews, Sabtu 30 Januari 2010.
Selama 8 bulan pemakaian, Surja mengaku tak ada masalah dengan power windownya.
Sementara, Indra (35) warga Bekasi yang memiliki Honda Jazz buatan tahun 2005 mengatakan, belum mendapat kabar dari Honda Indonesia terkait rencana penarikan Honda Jazz dari peredaran.
"Biasanya Honda Indonesia selalu kasih informasi kalau produknya ada trouble bawaan," katanya.
Dia mengatakan hal itu karena saat menggunakan Honda Stream buatan 2004, pihak Honda memberi informasi ketika ada masalah pada mesin mobil.
"Saya mengalami sendiri, dan dikasih informasi kalau injection-nya trouble. Dalam kecepatan 120 km/jam, mesin suka mati mendadak," ungkapnya.
Namun katanya, saat itu, masalah itu tidak membuat Honda Stream di Indonesia ditarik dari peredaran.
***
Cacat produksi pada tombol jendela Jazz bisa memicu arus pendek dan menimbulkan kebakaran.
Dalam pernyataan tertulisnya, Honda mengkhawatirkan kondisi terburuk itu bisa terjadi pada saat cuaca ekstrim, terutama pada saat hujan deras dan salju.
Bila air yang masuk melalui jendela itu dalam jumlah besar, seperti dikarenakan mencairnya salju atau banjir, maka tombol jendela dekat posisi stir akan menyebabkan arus pendek, panas tinggi, dan terbakar.
Penarikan Honda Jazz, salah satunya dipicu kasus di Afrika Selatan. Pada September 2009, seorang anak bernama Vanilla Nurse harus tewas, saat sedang tidur di mobil yang terbakar.
Sebelumnya, Marketing Director Honda Prospect Motor, Jinfis Fandy memastikan penarikan tidak terjadi di Indonesia.
Sudah dipastikan bahwa Jazz di Indonesia tidak ikut di-recall (ditarik)," kata Jonfis Fandy, dalam perbincangan dengan VIVAnews, Sabtu 30 Januari 2010.
Honda Prospect Motor merupakan distributor resmi mobil Honda di Indonesia. Menurut Jonfis, produksi Honda Jazz dari Indonesia memiliki spesifikasi dan karakter yang berbeda.
Itulah yang membuat produksi dari Indonesia tidak ada satupun yang ditarik. Kantor Pusat Honda, menurut dia, memberikan kelonggaran bagi seluruh produsen di seluruh dunia untuk mengembangkan produk sesuai dengan karakteristik negara masing-masing.
"Seperti misalnya dengan radiator, untuk negara empat musim dengan negara tropis itu memiliki karakter yang berbeda," kata Jonfis.