VIVAnews - General Motors Autoworld Indonesia selaku agen tunggal pemegang merek Chevrolet di Indonesia menyatakan, tidak melakukan penarikan Chevrolet Cruze yang telah diluncurkan secara resmi pada 15 Maret lalu di Jakarta. Meski diambil dari Korea Selatan, Cruze di Indonesia aman dikendarai.
Ini menanggapi pemberitaan seputar penarikan Chevrolet Cruze di Korea dan Australia atas dugaan adanya potensi penurunan kualitas pada waktu yang lama pada selang bahan bakar mobil itu.
Mukiat Sutikno, managing director GM Indonesia mengatakan, Chevrolet Cruze yang beredar di Indonesia sudah dibekali dengan selang bahan bakar baru, yang tidak akan mengalami masalah seperti di Korea dan Australia.
“Chevrolet Cruze di Indonesia sejak peluncuran baru terjual 15 unit dan inden 40 unit. Kami berani meyakinkan dan menjamin Chevrolet Cruze yang masuk ke Indonesia sudah aman,” ujar Mukiat dalam keterangannya, Senin 22 Maret 2010.
Mukiat menambahkan, tim inspeksi kualitas dari GM Corp (GM Global) menemukan kurang sempurnanya material yang dipakai pada selang bahan bakar Chevrolet Cruze. Hal tersebut bisa berpotensi terjadinya kebocoran pada waktu yang lama, sekitar 4-5 tahun ke depan, tergantung suhu panas dan iklim negara.
Untuk itu, tim inspeksi kualitas dari GM Global memutuskan memanggil sejumlah pemilik Chevrolet Cruze, di Korea khususnya, untuk diganti selang bahan bakarnya dengan selang bahan bakar yang kualitasnya lebih baik, yang lebih cocok dengan iklim di Asia.
Demi kenyamanan dan keselamatan konsumen, tim inspeksi kualitas GM terus melakukan evaluasi material dan kualitas produk seluruh produk GM di seluruh dunia. Hal ini dilakukan demi meningkatkan kenyamanan konsumen dalam memiliki produk GM.
hadi.suprapto@vivanews.com