VIVAnews - Bukan hanya kendaraan yang bisa berperan dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan. Hal itu dibuktikan Bridgestone dengan ban Ecopia EP100A yang diklaim sebagai ban hemat bahan bakar dan peduli lingkungan.
Jika para produsen mobil terus berlomba menciptakan teknologi dan inovasi kendaraan yang ramah lingkungan, maka Bridgestone, yang merupakan raksasa produsen ban asal Jepang, berusaha ikut andil dalam pelestarian lingkungan dengan mengeluarkan produk Ecopia.
Ecopia merupakan terobosan teknologi ban jenis baru yang ditujukan untuk kelestarian lingkungan. Fokus utama penggunaan Ecopia adalah pengurangan emisi gas melalui penggunaan ban. Lalu bagaimana cara kerja Ecopia agar bisa memberi sumbangan kepada alam?
Dalam upaya mengurangi emisi gas atau CO2 yang dihasilkan kendaraan bermotor, efisiensi bahan bakar merupakan kunci utamanya. Dan dalam hal penggunaan ban, semakin rendah hambatan gulir ban, maka semakin efisien konsumsi bahan bakarnya.
Dari hasil penelitian yang dilakukan Bridgestone, komponen Ecopia berhasil mengurangi hambatan gulir hingga mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 3,1 persen dan pada akhirnya mengurangi pula emisi gas.
Keunggulan Ecopia lainya adalah, meski mengurangi hambatan gulir, namun tetap mempertahankan cengkeraman. Ecopia diklaim Bridgestone bisa mengurango hambatan gulir tanpa mengorbankan perfoma pengereman.
Meski begitu, meski ban seperti Ecopia bisa mengurangi emisi gas, namun Manager Marketing Bridgestone Indonesia, Siswahyono menegaskan fokus utama tetap pada bagian mobil itu sendiri.
"Ban bisa memberi sedikit bantuan, fokus utamanya tetap pada kendaraan itu sendiri. Maka dari itu seorang pengemudi juga harus peduli lingkungan dan tahu langkah-langkah yang harus dilakukan agar mobil yang dimilikinya ramah lingkungan," ujar Siswahyono di sela-sela ajang Indonesia International Motor Show 2010, Senin 26 Juli 2010. (adi)