Roda Empat Roda Dua

Daihatsu: Xenia Mobil yang Aman

Mobil Xenia tipe 1.3 Xi (versi standar) ini belum dilengkapi fitur pengereman ABS.

Selasa, 24 Januari 2012, 20:04 WIB
Sandy Adam Mahaputra
Mobil Xenia Yang Menewaskan Sembilan Orang di Tugu Tani (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - PT Astra Daihatsu Motor sebagai agen tunggal pemegang merek Daihatsu di tanah air, membantah jika Multi Purpose Vehicle (MPV) besutannya, Xenia, dinilai minim fitur keselamatan.

Seperti diketahui, Daihatsu Xenia B 2479 XI yang dikemudikan Afriyani Susanti, 29, menabrak belasan pejalan kaki di depan Gedung Kementerian Perdagangan, Tugu Tani, Jakarta Pusat. Sembilan orang tewas. Empat lainnya luka-luka.

"Dengan tidak mengenyampingkan para korban kecelakaan tersebut. Kondisi para penumpang di dalam kendaraan Daihatsu Xenia yang baik-baik saja adalah salah satu bukti bahwa Daihatsu Xenia diproduksi dengan baik dan telah melewati proses pengecekan kualitas yang ketat dari PT ADM," demikian bunyi pernyataan pers PT ADM yang diterima VIVAnews.com, Selasa 24 Januari 2012.

ADM menegaskan peranti keamanan dan keselamatan Daihatsu Xenia mulai generasi pertama hingga saat ini telah memenuhi standar Internasional. Sebab, setiap tiga bulan sekali, PT ADM memberikan laporan mengenai kejadian dan perkembangan teknis terakhir seluruh kendaraan yang diproduksi kepada Daihatsu Motor Co selaku prinsipal Daihatsu yang berkedudukan di Jepang.

Tim dari Technical Service PT ADM bersama Polda Metro Jaya juga telah melakukan penyelidikan awal terhadap aspek teknik kendaraan Daihatsu Xenia B 2479 XI. Dari hasil penyelidikan awal, menemukan beberapa komponen yaitu tabung minyak rem, master dan booster rem, kanvas rem, pedal rem, serta cakram rem dalam kondisi yang baik atau tidak masalah.

Sebelumnya, berbagai pihak memang sempat mempertanyakan sistem dan fitur keselamatan dari mobil terpopuler (Avanza-Xenia) di pasar otomotif Indonesia ini. Terutama dalam hal uji tabrak berskala internasional.

Seperti tes uji tabrak internasional Euro NCAP (European New Car Assessment Programme). Dimana setiap mobil biasanya akan dilakukan uji tabrak dari seluruh bagian. Tidak hanya mementingkan keselamatan pengemudi dan penumpang. Tes itu juga memperhatikan bahan dari mobil, apakah mampu memberikan perlindungan bagi pejalan kaki, jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan.

Kecelakaan tragis juga pernah dialami oleh mobil tipe minibus, yang dibuat di pabrik Astra Daihatsu, Toyota Avanza. Saat itu 'kakak' dari Xenia, yakni Avanza yang dikemudikan pedangdut artis dangdut Saipul Jamil hilang kendali di ruas tol Cipularang, Jawa Barat, Sabtu 3 September 2011. Istri Saipul Jamil, Virginia Anggraeni, tewas seketika dalam kecelakaan tunggal tersebut.

"Mobil ini sudah melewati uji sertifikat dan kelayakan sesuai standar nasional dan internasional. Termasuk uji tabrak, karena mobil ini juga kita ekspor, bukan hanya untuk pasar dalam negeri saja," kata Head Domestic Marketing Divison ADM, Rio Sanggau saat berbincang dengan VIVAnews.com.

Menurut Rio, mobil Xenia tipe 1.3 Xi (versi standar) yang dikemudikan Afriyani selalu rutin dalam service pemeliharan berkala. "Kita cek kartu servicenya, mobil ini selalu rutin diperiksa di bengkel ADM," kata dia.

Sekedar diketahui, mobil Xenia tipe 1.3 Xi belum dilengkapi fitur pengereman ABS (antilock break system).



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
rakyat_kecil
26/01/2012
Ferari, Lambo dan merek luar biasa lainnya juga hancur berkeping-keping karena ulah pengemudinya. Mobil pabrikan tidak akan diproduksi tanpa uji keselamatan, ndak tau mobil buatan sendiri.......
Balas   • Laporkan
pakde.gatot
25/01/2012
Bukan salah mobilnya,tp cara mengemudikannya yg g' bener. udh gitu ngedrug lg....!Makanya pak.polisi brantas bener tuh gembong pengedarnya.Klu perlu bunuh di tempat pengedarnya apabila perlu bawa ke tengah lapangan tembak di depan umum tuh para pengedar.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ