VIVAnews – Perakitan Mini E terbilang spesial. Untuk membangun struktur luar mobil ini, BMW melakukannya di Oxford, Inggris. Tetapi untuk menginstal jeroan, antara lain batere dan transmisi elektrik, Mini E harus diseberangkan ke Munich, Jerman.
”Ketika melihat Mini E yang nol-emisi berlalu –lalang di tengah lalu lintas harian, akan membuat pengemudi dan perancangnya tampak seperti sebuah tim,” kata BMW dalam keterangan resminya, seperti dukutip Autopia.
Kendati sumber energi yang digunakan berasal dari bahan bakar ramah lingkungan, para ahli masih menyatakan bahwa mobil-mobil listrik yang ada saat ini masih memproduksi karbon dari pembakaranya.
Menjawab hal itu, BMW menyatakan bahwa mereka akan mengadopsi ketentuan Eropa soal gas buang. Kapan itu akan dilakukan, belum ada informasi yang jelas. Tetapi yang pasti, tidak semua orang bisa memiliki Mini E ini. Andakah salah satunya?
• VIVAnews