Kemenangan Rio Haryanto untuk Indonesia
Pembalap 16 tahun itu merebut semua pole position dan menjuarai semua empat seri.
Jum'at, 4 September 2009, 16:09 WIB
Edwan Ruriansyah
Rio Haryanto (Questnet Team Qi-Meritus)

VIVAnews - Pekan ketiga Agustus 2009 jadi akhir pekan yang sempurna bagi Rio Haryanto (INA/Questnet Team Qi-Meritus). Pembalap 16 tahun itu merebut semua pole position dan menjuarai semua empat seri balap Formula BMW Pacific di Sirkuit Sentul.

Finis di tempat kedua adalah pembalap Formula BMW Pacific junior asal Zimbabwe, Axcil Jefferies (ZIM/15/Eurasia Motorsport) yang berusaha menyelesaikan balap satu tempat lebih baik dari pada balapan sebelumnya. Sementara itu,  Gary Thompson asal Irlandia (IRL/17/E-Rain Racing) menempati posisi ketiga.

Rio yang mengambil alih pimpinan klasemen sejak seri 9, sekarang unggul 12 poin dari Thompson, dan unggul 22 poin atas Jefferies. Dengan sisa 5 seri lagi di tahun 2009 ini, yang dua diantaranya akan digelar di Singapura bulan September bersamaan dengan digelarnya event F1, akan meningkatkan semangat dari para pembalap untuk meraih kemenangan di seri yang tersisa.

Memulai dari pole position yang juga diraih pada 3 balapan sebelumnya, Rio melakukan hal yang sama sampai bendera finis dikibarkan. Jefferies menyelesaikan balap lebih baik dari posisi startnya dan sementara itu pembalap muda asal Zimbabwe datang, tetapi dia tidak bisa memperbaki posisinya dan finis 1,7 detik di belakang pemimpin balap.

“Tidak ada yang bisa mengalahkan perasaan gembira yang saya rasakan saat ini. Saya berharap dapat mengulanginya di Singapura setelah melihat kenyataan bahwa mobil saya dalam kondisi dan performa mesin mobil saya yang mengagumkan di sini. Ditambah lagi settingan mesin dan teknisi yang andal serta pelumas sintetik TOP 1, mobil formula yang saya kendaraai melesat kencang dan nyaris tak terkejar lawan. Saya senang menjadi pimpinan klasemen, tetapi jalan yang saya hadapi masih panjang dan saya tidak mau berpikir untuk membicarakan gelar juara dulu karena apa saja bisa terjadi,” penjelasan Rio Haryanto kepada wartawan pada saat konferensi pers.

Besutan Rio pada teknologi canggih yang dimiliki oleh BMW FB02 yang merupakan tunggangan wajib pada ajang balap Formula BMW Pacific membuat decak kagum para penggila kecepatan. Khususnya yang menyaksikan langsung di sirkuit Sentul.

Dapur pacu mesin BMW 4 silinder dengan akselerasi kurang dari 4 detik untuk mencapai kecepatan 100km/jam ini dapat melaju sampai pada kecepatan 230 km/jam pada rpm 9,250.

Performa mesin BMW FB02, keandalan Rio serta dukungan pelumas Fully Synthetic untuk menyokong mesin canggih berteknologi tinggi menjadikan event balap Internasional bergengsi yang kali ini digelar di Sirkuit Sentul menjadi lengkap.

TOP 1 Evolution 5W-40 100% Fully Synthetic Motor Oil merupakan official lubricant untuk mesin kendaraaan yang dipakai Rio untuk Kejuaraan Formula BMW 2009 ini. Dalam balapan seperti ini, setiap detik pun berharga bagi Rio. Maka demi menjamin performa mobil yang 100% sempurna, diperlukan pelumas yang berdaya tahan ekstra tinggi yang dapat memaksimalkan performa mobil dalam RPM, akselerasi dan suhu tinggi.

Adapun Pelumas ini merupakan salah satu varian produk High-end dari TOP 1 yang berbahan dasar 100% fully synthetic dan aditif khusus berkualitas, dirancang menggunakan teknologi base oil Syngen 2000 yang memiliki keunggulan dalam hal kemurnian ekstra tinggi, penguapan ekstra rendah, serta indeks viskositas yang tinggi, sehingga mampu memberikan performa terbaik pada suhu rendah dan/tinggi.

Selain itu produk ini juga memenuhi standard API tertinggi SM/CF dan juga standard Eropa ACEA A3/B3/-04/B4-04. SAE 5W-40 cocok untuk kendaraan-kendaraan mesin bensin modern dan mobil CBU seperti: BMW, Audi, Mercedez Benz, Lexus.

“Rio adalah salah satu Pembalap kebanggaan kami dan juga Indonesia, dengan usia yang masih sangat muda sudah memulai debutnya di ajang balap internasional. Kami bangga menjadi partner tim ini yang ikut mengantarkan Rio Haryanto sebagai sang juara di Formula BMW Round 7, 8, 9 dan 10 di Sirkuit Sentul ini dan seri–seri mendatang!” papar Derrick Surya, Brand Manager TOP 1 Indonesia.

Dengan menyelesaikan 4 seri yang merupakan bagian dari Asian Festival of Speed, kompetisi ini mendekati akhir. Seri berikutnya akan digelar di Marina Bay, Singapura, kemudian akan digelar dua seri di Okayama Jepang yang merupakan bagian dari FIA World Touring Car Championship. Seri penutup akan digelar di Guia Circuit yang merupakan bagian dari Macau Grand Prix yang ke-56.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
   
Nama
Email
Komentar
 
  Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
 
 
  *Jika anda member Vivanews, silahkan  atau